Home » Main » Pandemi Reda Nggak Bikin Bisnis Lab dan Klinik Redup, Ini Buktinya

Pandemi Reda Nggak Bikin Bisnis Lab dan Klinik Redup, Ini Buktinya

Pandemi Reda Nggak Bikin Bisnis Lab dan Klinik Redup, Ini Buktinya

Redanya pendemi virus Corona rupanya tak serta merta membuat industri farmasi redup. Justru, pandemi membuat masyarakat lebih memperhatikan kesehatan yang berimbas pada meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan kesehatan salah satunya laboratorium kesehatan.
Salah satunya bisa dilihat dari Laboratorium dan Klinik CITO baru saja meresmikan 3 cabang terbaru di 3 kota sekaligus, yakni di kawasan Kelapa Gading-Jakarta Utara, Kota Baru-Jogjakarta dan Batu Ampar Balikpapan, Kalimantan Timur.

Di saat yang sama, CITO Lab & Klinik juga mempertegas image dan identitas brand perusahaannya, dengan merilis tagline baru: Innovation for Happiness. Kata-kata yang kuat mewakili semangat dalam visi dan misi perusahaan ke depan.

Satu lagi, CITO juga memperkenalkan produk terbarunya yang bernama, Cimercel. Kependekan dari CITO Medical Research Center Laboratory. Sebuah pelayanan untuk menjawab tantangan para peneliti, dari mahasiswa D3 sampai S3, dokter spesialis sampai peneliti umum, yang bidang penelitiannya terkait dengan pemeriksaan laboratorium medis.

Dalam Acara Ulang Tahun Ke 56

“Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan yang telah diberikan kepada pelayanan kami, yang sudah 56 tahun berdiri, sejak 10 April 1967. Kami akan terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik buat Indonesia Sehat,” ujar dr Dyah Anggraeni M.Kes, Sp.PK – Komisaris Utama PT CITO Putra Utama, di Ballroom Hotel Harris, Jl Boulevard Bar. Raya, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa, 30 Mei 2023.

Menurut Dyah Anggraeni, yang 14 tahun menjadi CEO PT CITO Putra Utama sejak 2008-2022 ini, sekarang CITO sudah hadir di 24 cabang di 17 kota di tanah air. Dari Jakarta, Semarang, Jogjakarta, Solo, Bogor, Kudus, Demak, Magelang, Tegal, Pemalang, Bantul, Wates, Pekalongan, Purwokerto, Surabaya, Balikpapan, Jayapura, dan Merauke.

“Kami akan terus memperluas jangkauan dengan proyeksi 50 cabang di tahun 2030. Kami konsisten berinovasi dalam baik dari sisi teknologi, maupun layanan laboratorium medis, klinik, sampai ke riset medis,” jelas Dyah Anggraeni, yang didampingi Direktur Utama PT CITO Putra Utama, dr.Haryadi Ibnu Junaedi SpB, FINACS.

Keberhasilan pelaku industri farmasi bertahan bahkan berkembang di tengah naik turunnya kondisi ekonomi dan bisnis di tanah air tak lepas dari inovasi yang bisa menjawab kebutuhan konsumen. Itu juga yang menjadi perhatian serius perusahaan.
“CITO menyiapkan armada CITO Home Service yang siap menuju lokasi yang dikehendaki,” kata Dirut CITO, dokter Haryadi Ibnu Junaedi.

Pemesanan bisa via CS online maupun menghubungi cabang terdekat,” kata dokter Haryadi.

Menurut dia, Cito Home Service, bukan hanya untuk pemeriksaan laboratorium (Mobile Laboratory) saja, tetapi juga untuk pelayanan nasabah asuransi (Mobile Insurance Service), pelayanan Medical Check-Up (Mobile Medical Check-Up Service), Pelayanan Vaksinasi (Mobile Vaccination) dan Kunjungan Dokter (Mobile Doctor) yang mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih private profesional dan eksklusif.

“Kami juga punya Layanan CITO Cepat (LCC) untuk memberikan kemudahan bagi yang menghendaki hasil cepat (untuk pemeriksaan tertentu) tanpa penambahan biaya. Hasil pemeriksaan bisa diakses online, dan bisa langsung dipergunakan untuk konsul ke dokter,” jelas Haryadi yang mantan Direktur RSUD Tugurejo 2019-2022 ini.

Situasi dan kondisi menuntut CITO terus berkembang dengan keberadaan laboratorium biomolekuler yang selama ini dikenal karena pemeriksan PCR SARS CoV 2. CITO juga mencermati untuk memberikan metode terkini Next Generation Sequencing (NGS) sehingga penegakan diagnosis penyakit genetik menjadi lebih akurat dan lebih cepat diketahui apabila terdapat mutasi gen pada pasien.

Beberapa jenis pemeriksaan dengan teknologi NGS yang telah dilakukan adalah Cancer risk (Utk deteksi risiko kanker), NIPT (untuk deteksi kelainan kromosom & prediksi jenis kelamin pada janin dalam kandungan), HRR (Homolog Recombinant Repair), BRCA 1/2 (Breast Cancer Gene) dan beberapa jenis parameter lainnya.

Personal Medicine menjadi perhatian CITO, agar terapi yang diberikan oleh dokter bisa memberikan efek maksimal dan disesuaikan dengan profile genetik pasien. Pemeriksaan pharmacogenomic adalah tes DNA non invasif untuk melihat respon tubuh terhadap lebih dari 160 jenis obat-obatan yang umum, dengan mendeteksi SNP (single nucleotid).

“Hanya dibutuhkan 1x pemeriksaan untuk seumur hidup. Hasil pemeriksaan, dapat berkonsultasi dengan dokter Spesialis Farmakologi Klinik,” kata dokter Haryadi.

Dalam Pelayanan Medical Check Up Perusahaan, Cito siap memberikan layanan Medical Check-Up Okupasi, sehingga sejak perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi hasil Medical Check-Up dapat betul betul bermanfaat bagi peserta dan peningkatan produktifitas karyawan bagi perusahaan. Selain itu, Kami juga menyediakan layanan Dokter MCU tersertifikasi OGUK (Oil & Gas United Kingdom Medical Check-Up ) bagi perusahaan Oil & Gas .

CITO juga mendukung para peneliti untuk bekerjasama dalam penelitian yang berkaitan dengan laboratorium medis dengan produk Cimercel (CITO Medical Reasearch Center Laboratory) dengan team Cimercel yang terdiri dari tenaga ahli siap membantu para peneliti dalam melakukan penelitian berkaitan dengan laboratorium medis. Telah banyak perguruan tinggi, rumah sakit yang telah menjalin kerjasama dengan CITO

Layanan medical check up baik personal maupun corporate telah diberikan dan menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia, menjadi kebanggan dan membahagiakan bagi CITO karena dapat memberikan layanan kesehatan yang terbaik karena CITO senantiasa mengutamakan kualitas layanan maupun keakuratan hasil yang dapat menunjang diagnosa.

Untuk detail produk terbaru Cimercel bisa kalian baca di artikelfarmasi.com.